Langkah Menulis Buku Secara Sistematis

RESUME KE-16
LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS
Narasumber  : Yulius Roma Patandean
Moderator     : Muliadi
Waktu            : Senin ,21 Februari 2022
Pukul             : 19.00 s.d 21.00 WIB
Tempat           : WA grup Kelas Menulis 23



Narasumber hebat malam ini berasal dari Tanah Toraja  yaitu Yulius Roma Patandean , seorang penulis dan editor Profesional dari SMA 5 Tator, Beliau lahir di Salubarani, Tana Toraja, 6 Juli 1984. Beliau seorang guru bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2003-2007)

Beliau  belajar dan bisa menulis melalui pelatihan yaitu pada gelombang 9 tepatnya masa pandemi. Makanya malam ini narasumber akan berbagi pengalaman. Paparan materinya akan dibantu  malam ini narasumber dibantu oleh seorang moderator yaitu Bapak Muliadi.

Pertemuan dibuka degan pantun  oleh narasumber yang  menggairahkan suasana.
Pengalaman menulis beliau bisa mengantarkannya menjadi seorang penulis dan editor hebat. Berikut prinsip yang dijadikan pegangan beliau dalam menulis dibocorksn kepada kita semua malam ini, 
Materi yang akan disampaikan pada pertemuan ke-16 ini yaitu Langkah Menulis Buku Sistematis.

Apa itu sistematis ?
Sistematis menurut KBBI yaitu teratur menurut sistem; memakai sistem;dengan cara yang diatur
Menurut Wikipedia sistematis itu segala usaha untuk menguraikan dan merumuskan sesuatu dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem  yang  berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu, mampu menjelaskan  rangkaian sebab  menyangkut objeknya
Berarti pada malam ini kita akan menyimak bagaimana cara menulis buku sesuai aturan atau sesuai sistem yang tertata rapi.

Dalam menulis dan menyelesaikan tulisannya beliau berpegang pada prinsip CLBK. 
Apa CLBK ? yang jelas buka Cinta Lama Bersemi Kembali teman teman, tapi CLBK itu singkatan dari Coba, Lakukan, Budayakan dan Konsisten.
        Menulis  menurut narasumber bukan hanya bermodal  ala bisa karena biasa semata tanpa ada percobaan. Menurutnya  COBA untuk menulis adalah satu kata yang romantis. Demgan mencoba akan timbul  rasa penasaran untuk menjalanimya. Berbagai rasa muncul ketika kita mencoba.
        Percobaan mendorong kita untuk berbuat lebih baik untuk menjawab rasa penasaran.Apakah sekadar selesai mencoba atau mau melanjutkan ? jika hendak melanjutkan  maka LAKUKAN segera.
Praktikkan sekaligus, biarlah ide itu mengalir  seperti air.Melakukan proses lebih dalam membutuhkan dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran  tentang apa yang akan dituliskan.
       Menulis harus menjadi  bagian dari budaya . Jadi , BUDAYAKAN ! Seperti halnya orang Toraja mengenakan sarung dalam berbagai aktivitas adalah bagian dari aktivitas. Nah, menulis juga harus menjadi budaya menyatu dalam perjalanan hidup. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya.
      Budaya yang dipahami khalayak ramai adalah kebiasan. Menurut narasumber bshwa kebiasaan belum tentu akan memberi dampak positif jika tidak ada konsistensi pelakunya. KONSISTENSI adalah langkah pamungkas dalam teori menulis. Budaya menulis yang baik ketika kita bisa konsisten dalam praktiknya.

       Cara sistematis yang dilakukan narasumber bisa dilihat melalui  link tautan https://youtu.be//eePQwyHAcjw  dan https://youtu-be/jPr59aWJSc.
       Menyelesaikan tulisan akan terjadi karena konsistensi dalam menulis.Jadi ,romansa ide menulis terasa indah ketika CLBK menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses mengumpulkan percikan ide yang akan disusun secara sistematis.
       Itulah isi paparan yang disampaikan narasumber pada malam ini. Kita sebagai penulis pemula jangan khawatir dengan tulisan kita karena tulisan itu ditakdirkan untuk bertemu dengan pembacanya. Berarti apapun tulisan kita pasti ada pembacanya. Untuk menulis secara sistematis selalu yakin , percaya diri dan tulisan kita bisa  selesai.


      



  

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Anak ADEM ku yang Pertama

Sekolah tlah membesarkanku hingga kini

Mengelola Majalah Sekolah