Mengatasi Writer's Block

 

RESUME 8

Rabu, 2 Februari 2022

MENGATASI WRITER’S BLOCK

Narasumber     : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr.

Moderator       : Widya Setianingsih

Waktu             : Pukul 19.00 s.d. 21.00WIB

Pertemuan ke-8 ini diisi oleh narasumber muda belia yang hebat dengan segudang prestasi.narasumber hebat itu Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr. Dan dibantu oleh moderator hebat juga yaituWidya Setyaningsih.Profil lengkap disampaikan narasumber melalui tautan https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html.

Pembukaan dimeriahkan dengan stimulus dari narsum untuk memberi tulisan  atau komentar dari link yang diberikan narsum pada tautan https://dittawidyautami.blogspot.com/2022/01/saat-kita-berbuat-salah.html?m=1,dan responnya sangat meriah . Peserta mencoba memberikan tulisan-tulisannya dari tantangan yang diberikan narasumber dengan sangat antusias.Dengan munculnya berbagai bentuk respon dari peserta menunjukkan peserta menulis pada angkatan ini, sungguh luar biasa.

Pada materi malam ini narasumber berbagi tentang Writer’s Block yang pertama kali dipopulerkan oleh psikoanalisis Edmund Bergler

Pernahkah kita kehilangan ide ketika sedang semangat-semangatnya menulis?

Sulit focus, hilang inspirasi, menulis lambat, merasa stress, mati kutu tidak bias apa-apa bahkan frustrasi? Rupanya itulah serangan virus datang. Ternyata virus yang kita hadapi itu bukan corona saja ya dan sekarang yang bertambah lagi Omnicron. Eh... proses menulis juga bisa terpapar virus.

Virus apakah gerangan  yang bisa menghantam kita saat menulis?

Nah , narasumber kita pada malam ini akan menyampaikan materi yang  bisa mengatasi tanda-tanda serangan virus  menulis. Itu semua merupakan tanda-tanda Writer’s block.

Apa Writer’s Block itu? Keadaan atau kondisi penulis tidak menemukan gagasan baru atau kehilangan ide sehingga tidak bias melanjutkan tulisannya.Kondisi ini bisa menyerang siapa saja. Baik penul;is pemula maupun professional. Penulis cerpen, puisi, artikel,jurnal ilmiah dan serangannya tidak  tidak kenal usia.Kondisi ini  tidak juga  disebabkan masalah komitmen/kompetensi menulis.

   

Berapa lama WB bias terjadi? WB ini bisa menjangkit dalam hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan.Dan lamanya WB ini tergantung seberapa  cepat penulis mampu mengatasi kondisi tersebut.

Nah alangkah baiknya kita kenali dulu penyebab WB itu.Penyebab WB beraneka ragam  bahkan bisa jadi hanya 1 faktor saja yang merupakan gabungan dari beberapa faktor.

        

Beberapa penyebab Writer’s Block (WB) , dan solusi yang bisa dilakukan,yaitu:

1.      Mencoba metode /topik baru dalam menulis

Kita selama ini biasa menulis puisi tetapi mencoba menulis artikel, mungkin kemampuan menulisnya akan berbeda ketika menuangkan imajinasi dalam bentuk puisi. Penyajian artikel dirasa akan kaku dan lambat.Karena puisi dengan artikel dua karya yang berbeda. Kebiasaan menulis puisi akan dengan muda karena perasaan kita sudah terasah.Solusinya harus dibiasakan terlebiuh dahulu agar perasaan dan pikiran kita peka untuk membuat karya tersebut yang tidak biasa.

2.      Stress,Lelah Fisik/Mental

Setumpuk pekerjaan yang harus dibereskan bisa mempbuat kita stress. Lelah fisik dan psikis. Tubuh kita bukan robot yang bisa diporsir tanpa kendali. Ketika sudah mulai lelah beristirahatlah atau bisa melakukan  hal-hal yang disukai. Tinggalkan dulu pekerjaannya lalu ambil sikap untuk refres diri dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan yang biasa kita lakukan.

3.      Terlalu Perfecsionis

Terlalu Perfeksionis itu  berbahaya karena kondisi kita yang tidak mungkin lalu dipaksa.

Rasa ingin sempurna bisa menggiring pemikiran yang negative. Dan kita harus selalu ingat bahwa kesalahan adalah guru yang baik. Jadi, kesalahan adalah suatu kewajaran menuju perbaikan. Jangan dijadikan WB dari kesalahan yang kita buat.

Itu beberapa hal yang bisa dilakukan oleh kita seandainya terpapar virus WB.

            Selanjutnya yang bisa saya rangkum dari beberapa penanya dan jawaban narasumber pada kegiatan malam ini :

1.      Cara mengatasi kebuntuan ketika sedang menulis, yaitu membuat tulisan dari foto yang paling berkesan, dengan alunan music, lantunan ayat suci Al,Qur’an, atau melihat di sekeliling kita.

2.      Antisipasi serangan WB pada saat akan menggarap topik baru yaitu dengan cara mencari berbagai referensi.

3.      Virus WB berbeda dengan overthinking/ Overthinking lebih ke psikologi , terlalu memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi. Sementara WB lebih ke dampak sesuatu. Artinya bisa saja overthinking menyebabkan WB.

4.      Cara penyembuhan WB yang sudah masuk ke dalam hati  memerlukan proses yang lama karena kalua sudah masuk ke dalam hati artinya sudah kronis. Namun ,selalu ada solusi dengan pikiran  dan keyakinan yang akan menyembuhkan.

5.      Persiapan untuk menulis agar tetap tidak melenceng tema harus membuat kerangka untuk mempermudah pengembangan tulisan kita.

6.      Agar terhindar dari WB harus mengenal diri kita sendiri.

Itulah beberapa poin inti dari pertanyaan dan jawaban yang bisa saya tulis. Semoga langkah kita untuk menulis tidak terserang virus WB . Tetaplah kenali diri kita sendiri karena yang lebih paham dengan diri kita ,ya kita sendiri.

Terus menulis, biasakan menulis perangi Writer’s Block…..

Comments

  1. Informatif sangat jelas dan mudah difahami . Lanjutkan

    ReplyDelete
  2. Seperti nya virus writer's block perlu kita vaksin ya buu.. Hehe
    Ditunggu kritik dan saran nya bun

    https://yandrinovitasari.blogspot.com/2022/02/fenomena-writers-block-bagi-penulis.html?m=1

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Anak ADEM ku yang Pertama

Sekolah tlah membesarkanku hingga kini

Mengelola Majalah Sekolah