Mengenal Penerbit Indie
RESUME KE-17
Mengenal Penerbit Indie
Narasumber : Mukminin, S.Pd.,M.Pd.
Moderator : Helwiyah
Waktu : Rabu, 23 Februari 2022
Pukul : 19.00 s.d.21.00 WIB
Narasumber hebat malam ini yaitu Mukminin yang
memiliki nama pena Cak Inin. Beliau alumni
belajar menulis gelombang 8 bersama PGRI asuhan Om Jay. Mulai
menulis usia 55 tahun (2 tahun) yang
lalu sunguh pencapaian yang luar biasa dalam jangka 2 tahun sudah bisa menjadi
penulis yang hebat. Mengikuti pelatihan di kelas menulis sebanyak 30
pertemuan dan melahirkan buku resume
dengan judul “ Jurus jitu Menjadi Penulis Handal Bersama Pakar” dengan total
penjualan hampir 500 buku.
Pada pertemuan malam ini narasumber didampingi oleh Ibu Helwiyah seorang penulis hebat juga yang sudah wara-wiri di dunia kepenulisan.
Ayo semangat
menulis “Tiada kata terlambat untuk menulis dan menrerbitkan buku” (Cak
Inin)
Kalimat penyemangat yang dilontarkan narasumber dalam memulai pertemuan malam ini. Dan beliau juga memberikan pertanyaan pemantik kepada para peserta. Mereka ditantang untuk menyampaikan 4 alasan seseorang menulis buku. Peserta memberiklan respon yang luar biasa menambah semangatnya pertemuan ini.
Pada zaman milenial ini semua orang bisa menulis dan menerbitkan buku baik sebagai pelajar, mahasiswa, pegawai, guru, dosen, maupun wiraswasta. Menulis dan menerbitkan buku menurut beliau itu sangat mudah apalagi kita sebagi seorang guru yang banyak kisah inspiratif dan pengalaman yang bisa dijadikan tulisan. Untuk bisa terlatih menulis membutuhkan ketekunan dan perjuangan. Selain itu, perlu tekad dan motivasi tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses menulis.
Kemudahan merealisasikan karya kita dalam bentuk buku ditunjang oleh banyak hal, motivasi salah satu faktor yang berpengaruh baik motivasi dari diri kita sendiri atau dari luar. Hal yang sederhana motivasi itu juga bisa dari kalimat-kalimat berupa kata-kata mutiara sebagai bentuk motivasi diri, misalnya :
1. "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu . kelak". Ali Bin Abi Thalib
2. "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan ulama besar, maka jadilah penulis". Imam Al- Ghazali
Dari motivasi tersebut semoga kita bisa terbakar semangat untuk mengikuti materi berikutnya.
Tahapan
Cara Menulis dan Menerbitkan Buku yang
Tepat
1. Prawriting
a. Tahap
awal penulis mencari ide apa yang akan ditulis dengan peka terhadap sekitar
terhadap sekitar (Pay Attention)
b. Penulis
harus kreatif menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuyk menjadi tulisan
c. Penulis
banyak membaca buku
2. Drafting
Penulis mulai membjuat draf
(outlinebuku/daftar isi buku)
dilanjutkan menulis naskah buku sesuai
draf tadi.
Menulis harus sesuai dengan apa yang
dkisukai (passion). Boleh menulis artikel, cerpen,puisi, novel dsb dengan penuh
kreatif metrangksai kata, menggunakan majas, dan berekspresi untuk menarik
pembaca.
3. Revisi
Setelah naskah selesai maka lakyukan
revisi. Merevisi tulisan mana yang baik dicantumkan, mana hyang perlu dibuang,
dan mana yang peru ditambah.
4. Editing/Swasunting
Setelah naskah kita revisi maka masuk
tahapan editing. Penulis melakukan pengeditan. Hanya memperbaiki berbagai
kesalahan tanda baca. Kesalahan pada kalimat.
Tahap ini boleh dikatakan sebagai
“Swasunting“ yaitu menyunting tulisan sendiri sebelum masuk penerbit, kan malu
kalau banyak kesalahan.Maka penulis dituntut untuk memilikki kemampuan bahasa
Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan EBBI.
5. Publikasi
Jika tulisan merupakan naskah atau buku
maka tahap publikasi atau penerbitan buku.
Pertanyaan apakah Anda sudah
mempunyai pandangan penerbit yang menerbitkan buku Anda?
Jawabannya adalah penerbit Independen
(Penerbit Indie) yang bapak suka.
Ayo Melek Penerbit Buku
(Penerbit Mayor dan Penerbit Indie)
Penerbit buku
ada dua macam, yaitu : Penerbit Mayor dan Penerbit Indie, kedua penerbit
tersebut memiliki perbedaan , yaitu :
1. Jumlah
cetakan
·
Penerbit Mayor mencetak bukunya secara
masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000
eksemplar untuk dijual di took-toko buku.
·
Penerbit Indhie: hanya mencetak buku
apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD (Print on
Demand) umumnya didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter,
Instagram, Youtube, WA grup, dll.
2. Pemilihan
Naskah yang Diterbitkan
·
Penerbit Mayor, naskah harus melewati
beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu saja
menyambung dari poin yang pertama, penerbit ini mencetak bukunya 1000-3000
eksemplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka
terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap
naskah yang mereka Terima. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat,
harus mengikuti srlera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.
·
Penerbit Indie, penerbit ini tidak menolak
naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak
melanggar undang-undang hak cipta , karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak
menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti
diterbitkan.Penerbit ini merupakan alternative baru bagi para penulis untuk
membukukan tulisannya.
3. Profesionalitas
·
Penerbit Mayor tentu saja professional
dengan banyak dukungan dan SDM di perusahaan besar mereka.
·
Penerbit Indie ini juga professional,
tetapi sering disalahartikan. Banyak sekali anggapan bahwa penerbit indie
asal-asalan,asal-cetak-jual.Sebagai penulis harus jeli memilih siapa yang akan
jadi penerbit kita nanti. Jangan tergodadengan paket penerbitan murah, tetapi
kualitasnya belum jelas.Karena mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi
ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah cover kurang bagus,
kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper ( kertas coklat halus ).Penerbit
Indie menjaga cover bagus cerah mengkilat dan isi buku kertas coklat halus awet
( bookpaper ).
4. Waktu
Penerbitan
·
Penerbit Mayor, pada umumnya sebuah naskah
diterima atau tidaknys akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan.Jika naskah
diterima, ada giliran atau waktu terbit yamg bisa cepat, tapi ada juga yang
sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar,
banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa
cepat didistribusikan di semua took buku. Namun, jika dalam waktu yang
ditentukan pennualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh
distributor dan ditarik kebali oleh penerbit.
·
Penerbit Indie, akan segera memproses
naskah yang diterima dengan cepat.Dalam hitungan minggu buku akan terbit.
Karena tidak ffokus selera pasar yang banyak tuntutan. Pada prinsifnya penerbit
ini yakin bahwa karya tersebut penulisannys terbaik dan layak diterbitkan
sehingga tdak memiliki pertimbangan yang rumit.
5. Royalti
·
Penerbit Mayor kebanyakan mematok royalti
penulis maksimal 10 % dari total
penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau
setelah 3-6 bulan penjualan buku.
·
Penerbit Indie umumnya 15-20% dari harga
buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram,wa grup, twitter,
status dll
6. Biaya
Penerbitan
·
Penerbit Mayor biaya penerbitan gratis.
Itulah sebabnya penerbit ini tidak bisa langsung menerbitkan begitu saja
sekalipun dinilai bagus. Mereka tetap memiliki pertimbangan dan tuntutan yang
banyak untuk menerbitkan karena jika tidak laku terjual, kerugian hanya ada
dipihak penerbit.
Penerbit Indie berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit. Antara penerbit satu dengan yang lain berbeda. Karens pelayanan dan mutu buku yang diterbitkan tidak sama.
PENERBITAN KAMILA PRESS LAMONGAN
Penerbit ini melayani cetak buku dengan jasa ISBN, editing, Lay out, dan design cover buku dengan
harga terjangkau
Syarat –syarat penerbitan di KAMILA PRESS LAMONGAN:
1. Kirimkan
naskah lengkap mulai dari judul, kata pengantar, daftar ini, naskah, daftar
pustaka, biodata penulis, dengan fotonya dan synopsis.
2. Ketik
A% ukuran 14,8 21 cm, spasi 1,115,
ukuran font 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm, dan bawah 2 cm.
gunakan huruf Arial, Calibri atau cambria lalu masukan dalam 1 file, kirim ke WA atau
Rincian biaya cetak buku Kamila Press Lamongan
Biaya cetak
buku A5, kertas “Bookpaper” (coklat halus), termasuk biaya ISBN, Layout, edit,
cover buku:
A. 60
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 566.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 632.000 plus ongkir
B. 70
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 570.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 650.000 plus ongkir
C. 85
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 580.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 660.000 plus ongkir
D. 90
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 600.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 715.000 plus ongkir
E. 100
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 635.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 725.000 plus ongkir
F. 125
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 650.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 751.000 plus ongkir
G. 150
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 665.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 800.000 plus ongkir
H. 200
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 695.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 841.000 plus ongkir
I. 250
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 725.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 900.000 plus ongkir
J. 300
halaman
·
Cetak 5 buku/eksp.= 753.000
·
Cetak 10 buku/eksp.= 957.000 plus ongkir
Nah
setelah cetak 10 buku dengan umlah halaman dan harga tersebut di atas, lebihnya
dihitung harga cetak ulang, dengan
rincian di bawah ini :
1. Cetak
buku 60 hlm harga @20.000
2. Cetak
buku 70-75 hlm harga @21.000
3. Cetak
buku 100 hlm harga @23.500
4. Cetak
buku 140 hlm harga @27.000
5. Cetak
buku150 hlm harga @30.000
6. Cetak
buku 250 hlm harga @40.000
7. Cetak buku 300 hlm harga @45.000
Adapun fasilitas yang
diberikan oleh penerbit yaitu, dibuatkann cover buku,layout, edit, sertifikat
penulis buku, PO buku. Memperoleh buku ISBN sesuai pesanan, cetak 10 buku 2
buku ke PERPUSNAS tanggung jawab Kamila Press.
Itulah gambaran dari
penerbit-penerbit yang diberikan dengan berbagai kemudahan yang
ditawarkan.Tiap-tiap penerbit memiliki fasilitas dan ketentuan yang berbeda
tergantung sudut pandang serta kejaran target. Penerbit Indie lebih
mengutamakan penghargaan kepada para penulis untuk merealisasikan karyanya
berupa buku, begitu juga kemudahan diberikan oleh penerbit Kamila Press. Begitu
pula Penerbit Mayor yang menawarkan jasanya dengan melewati tuntutan yang harus
diikuti. Semua penerbit menjembatani karya
kita hanya ketentuan saja yang berbeda ,tinggal kita bisa menyikapinya dengan
bijak.
Selamat menerbitkan karya kita yang nyata, biar semua bisa membaca. Seperrti moto yang .
disampaikan narasumber malam ini .
Selalu semangat.....
Wah.. Lengkap nih👍👍
ReplyDelete