Keberanian akan Mengantarkan Tujuan
#KK_Kelas_Kreatif_Writter Club
#Challange menulis # 12
Keberanian
Juni 2022
Keberanian akan Mengantarkan Tujuan
Grup WA ku semakin banyak hampir memorinya itu penuh.Beragam
grup ada disana, karena memang banyak komunitas yang berhubungan dengan
tuntutan kerjaku.
Kuamati komunitas keilmuanku yang banyak menawarkan tulisan
tulisan nyentrik nan sederhana. Ya, seperti komunitas kepenulisan yang banyak
menawarkan dan sekaligus memotivasi saya untuk merealisasikan diri menjadi
penulis.
Ku terinspirasi dan termotivasi oleh temanku yang sudah
menjadi penulis , Dia menyampaikan tulisan-tulisannya melalui grup WA alumni
IKIP Bandung. Hatiku tergerak, dan sempat bertanya pada diriku sendiri. Mengapa
orang lain bisa tetapi aku belum bisa ? Keinginan hatiku untuk membuat tulisan
hanya saja belum adanya gerakan hatiku menuju ke titik keinginan itu. Dari sana
kucoba mempelajari komunitas-komunitas kepenulisan yang kuikuti. Ku baca-baca
karya temanku yang keren-keren.
Kucoba bergabung dalam WA grup belajar menulis angkatan 24
PGRI asuhan Om Jay. Disana kuikuti bimbingan menulis dari awal sampai proses
penerbitan buku. Banyak materi yang sangat berharga sebagai modal dasar untuk
jadi penulis. Seminggu tiga kali
penyampaian materi dan sebagai realisasinya kudituntut untuk membuat tulisan
berupa resume. Mulai mencoba dan memberanikan diri untuk merealisasikan apa
yang telah diperoleh dari bimbingan menulis hingga sampai 30 naskah tulisanku
yang siap dibukukan. Kubergabung dengan
penulis-penulis hebat yang jam terbangnya sudah banyak. sementara ,aku aru
belajar menuankan ide seadanya. Sering juga menulis hanya corat-coret biasa
manakala aku gabut. Tulisan -tulisan mereka keren-keren, kudipaksa harus mampu
mengikuti mereka kalau ingin mewujudkan
impiaku. Aku merasa minder untuk mencoba menulis karena merasa tulisanku
kurang berbobot, takut salah dan apa pun itu ketakutan menggelayutiku. Namun, setelah
mengikuti kelas belajar menulis itu aku mencoba memberanikan diriku untuk
menuangkan coretan-coretan kecilku.
Sambutan mereka para penulis dan sekaligus narasumber atas
tulisan-tulisanku dan teman yang lainnya disambut dengan baik, diapresiasi
dengan maksimal .Tidak pernah menyalahkan apapun kekurangan yang dituangkan.Mereka
begitu memahami , menghargai bagaimana bisa tumbuh rasa atau keinginan menulis
itu. Bukan hal yang mudah memang, tetapi kalau kita memaksa dan memberanikan
diri pasti bisa. Apresiasi mereka memberikan motivasi yang begitu besar.
Pertemuan kelas
menulis telah berakhir, harus terkumpul minimal 20 naskah dan maksimal 30 sesuai dengan tema materi yang disampaikan.
Alhamdulillah, tinggal mengemas menjadi sebuah buku solo agar ku dapat
sertipikat kepenulisan.
Tawaran pertama dari teman-teman kelas menulis yaitu buku
antologi dengan judul “Melejitkan Potensi Menulis” kuberanikan membuat naskah
sesuai tema yang diinginkan walau hatiku agak galau karena kutahu teman-temanku
sudah pada piawai menulis. Tapi kucoba saja, berani mengambil sikap untuk
mengerahkan kemampuanku dan mendongkrak rasa malas serta minder hingga jadi percaya diri untuk menampilkan
hasil karya pertamaku di kelas menulis ini. Teman-temanku menyambut dengan baik hingga terbitlah buku antologi yang didalamnya kusampaikan karya perdanaku
dalam kelas menulis ini.
Jadi , memang benar bahwa keberanian akan menyampaikan kita
pada hal yang diinginkan. Sepanjang keberanian itu benar. Berani meluangkan
waktu, berani menggali ide, berani menepis rasa kurang percaya diri dan berani mencoba, serta keberanian menuangkan ide akan melahirkan predikat penulis.

Comments
Post a Comment