Maaf

 #KK_Kreatif_Writer_Club

#Menulis_10_menit

Challange day #5 Maaf/Memaafkan


Kehidupan ini terus berjalan seiring waktu yang kian berganti. Manusia menapaki kehidupannya masing –masing. Semua punya cerita , punya masa lalu dan mengharapkan masa depan.

Dalam sajian cerita ada peran yang kita punya sebagai pelaku cerita.Cerita kehidupan ini akan terus berkembang dan kita dihadapkan pada tantangan hidup yang seringkali memicu konflik. Konflik ini datang bisa dari siapa saja , apa saja, kapan saja dan dimana saja. Bisa dari diri kita sendiri, dari manusia ,mahluk hidup lainya bahkan dengan alam.

Ketika konflik itu datang dari manusia maka munculah situasi tidak enak di hati. Perasaan disakiti dan menyakiti kadang muncul silih berganti. Dan itu akan berkembang jika kita tidak cepat menyelesaikannya.

“MAAF” satu kata ini dapat menjadi solusi dalam sebuah konflik. Pengakuan kesalahan dan penyampaian  kata maaf yang benar-benar ikhlas serta pemberian maaf yang tulus, tentu saja salah satu solusi penyelesaian konflik.

Namun, mungkin kata maaf saja tidak cukup atau mengucapkan maaf saja gampang. Itu tentunya ,tergantung kesalahannya juga. Apakah kesalahan yang kita buat itu  benar-benar perlu ditebus dengan harta, pengorbanan, tenaga atau waktu ? Rupanya seberat apakah kesalahan itu hingga kadang-kadang kita merasakan sepertinya tidak ada pintu maaf .Tentu saja itu hal yang sangat keliru karena Allah juga Maha Pengampun , mengapa kita manusia begitu arogannya ?

Melupakan kesalahan orang lain yang dianggap pernah menyakiti  dan menerima permohonan maaf  tentu saja hal yang sangat berharga. Bahkan ,meminta maaf ketika kita melakukan kesalahan baik disengaja maupun tidak , tentu saja sesuatu yang luar biasa .Sejatinya orang yang bijak itu selalu memohon maaf jika melakukan kesalahan dan selalu memaafkan ketika dipersalahkan. Maaf dan memaafkan adalah kunci perdamaian .Kita harus selalu memelihara stok maaf di hati.

Sumedang, Juni 2022

Comments

Popular posts from this blog

Anak ADEM ku yang Pertama

Sekolah tlah membesarkanku hingga kini

Mengelola Majalah Sekolah