Rumahku Istanaku, Berawal dari Rumah
KK_Kelas_Kreatif_Writter Club
#Challange menulis # 16 Rumah
Juni 2022
Rumahku Istanaku, Berawal dari Rumah
Disini kutempamu ,disini ku ajak bicara agar kau mengenal aksara,disini kau ajari agar kau banyak memahami,disini tempatmu berdiam diri agar penatmu berhenti.disini tempatmu memahami banyak arti,disi tempat terkumpul kala jalan pikiran tumpul,disini tempat cari kesegaran mana kala daun-daun limbik ini mulai layu berguguran.Disini ada kedamaian. manakala semua kendali berjalan pasti.Ya, semua berawal dari sini .Dimana itu? "Rumah" yang takan ragu dan ramah.
Semua berawal dari 'rumah'.Rumahku Istanaku,Itulah slogan yang melekat dalam kehidupan karena memang benar adanya. Dalam sebuah keluarga segala sesuatu ,apapun, darimanapun semua akan dibawa ke rumah dan kemanapun berawal dari rumah.
Pembentukan karakter mendasar itu awalnya dari sebuah rumah, dari sebuah keluarga.Ketika sebuah keluarga memiliki rumah maka ketenangan hati,keleluasaan berifikir dan beraktivitas ada di sana. Walaupun, besar kecil rumah bukanlah tolok ukur keberhasilan sebuah keluarga.
Rumah dianalogikan sebuah istana . Istana adalah tempat yang
mewah, megah, indah membuat orang nyaman di dalamnya. Itulah gambaran sebuah
rumah yang memberikan kenyamanan layaknya sebuah istana.Rumah tempat kita saling melengkapi, saling melindungi .
Dari sebuah rumahlah karakter-karakter baik itu muncul dan
dari sebuah rumahlah karakter-karakter yang kurang baik juga bisa muncul.
Karena rumah itu sebuah kawah candradimuka yang berisi gemblengan tentang
kehidupan bagi anak-anaknya. Memberikan modal dasar bagi anak-anak untuk
mengepakkan kehidupannya di luar. Dari sebuah rumah, sebuah keluargalah akan
menerbitkan karakter-karakter itu.
Bimbingan orang tersayang di rumahnya baik, berarti akan mencetak karakter yang baik pula. Begitu pula , bimbingan yang diberikan kurang maksimal dari sebuah
rumah, sebuah keluarga maka akan memberikan efek yang kurang baik bagi keluarga khusus anak-anak.
Banyak anak yang sukses memang tempaan dari keluarganya
begitu maksimal dan tidak sedikit juga anak-anak jadi korban
karena keretakan keluarga (Broken
home).
Semoga rumah tetap menjadi tempat yang terbaik untuk mencetak generasi-generasi terbaik. Semoga rumah tetap menjadi istana bagi keluarga.

Comments
Post a Comment