Percakapan Singkat
KK_Kelas_Kreatif_Writter Club
#Challange menulis 21 hari # 5 Percakapan
Kamis, 14 Juli 2022
Percakapan Singkat
"Eh kamu tiap aku minta sumbangan perasaan nggak pernah ngasih."pungkas Ane pada teman kelasnya.
"Kan aku udah senyum nich".Sambil tersenyum .
"Maksud kamu apa?" Tanya Aneu
"Kan senyum itu sadaqoh,jadi sama saja dengan ngasih uang untuk sumbangan".ungkap Jodi dengan santainya.
"Ih dasar kamu,itu namanya penyalahgunaan sodaqoh.Ngeselin amat sih kamu".
"Dengar ya Jodi , betul sekali kalau senyum itu sadaqah,senyum yang ikhlas memberikan kebaikan pada orang lain dan diri sendiri".
"Tapi ini kan masalahnya ada teman kita yang perlu bantuan,rumahnya terbakar dan perlu biaya untuk memulihkan itu semua,apakah kita cukup memberi senyum, nggak kan?"Pungkas Ane dengan sedikit kesal tapi tetap sabar memberi penjelasan.
"Iya, yah bener juga".Jodi sambil merogoh saku bajunya mengambil pecahan lima ribu rupiah.
"Nich, aku kasih".
"Nah ,gitu dong ,makasih ya semoga kamu ngerti".
Lucu sekali kalau dengar percakapan anak- anak .Si Jodi rupanya beralasan karena setiap kali kelas dimintai sumbangan dia selalu berkelit dan itu alasannya.Padahal Si Ane sudah berusaha menjelaskan.Memang senyum itu sodaqoh tapi tidak juga untuk mengganti segala bentuk keikhlasan memberi dengan senyum.
Hingga akhirnya Jodi pun paham dan dengan ikhlas memberi.
Dari percakapan sederhana itu memang kita bisa mengerti bahwa tidak selamanya stimulus itu memberikan respon yang diinginkan, adakalanya perlu memberikan pemahaman yang jelas akan informasi yang diterima orang lain.
Ketika lawan bicara kurang paham akan suatu hal, maka perlu penjelasan yang masuk akal,hingga mereka mengerti.
(Sumber gambar :https://unsplash.com/)

Comments
Post a Comment