Ada yang berbeda di Smantsa




    (Sumber gambar : Sri Mulyani Wibusana)

Ada yang berbeda di Smantsa

 Ultah kali ini sungguh berbeda,dari tahun sebelumnya .Dari tahun sebelum pandemi,pas pandemi dan kali ini pasca pandemi.

Suasana kesederhanaan dalam kesemarakan kebersamaan nampak terlihat jelas.

Acara diisi dengan sambutan,ceramah, potong tumpeng,acara pentas kreasi anak yang beragam kabisa ,dicurahkan dalam acara itu.

Satu hal yang berbeda kali ini ada acara botram guru dan siswa .Ini pemandangan yang menarik yang belum pernah diadakan sebelumnya.Seluruh siswa membawa bekal masing masing,begitu juga dengan guru lalu makan bareng di Dom sekolah secara serempak.

Dom yang dulu sepi menjadi saksi dihempasnya pandemi kini 

Dom terisi penuh siswa kelas x sampai kelas xII,mereka duduk bareng  dalam kebersamaan dengan kerinduan mereka yang tertanggalkan selama kurang lebih 2,5 tahun tak bersama dalam dunia nyata.


Begitu menikmati kebersamaan ini. Lanjut acara pentas kreasi dari perwakilan kelas.Sungguh luar biasa mereka menampilkan kreasi-kreasi yang memukau sebagai bentuk apresiasi  untuk smantsa tercinta. Acara semakin meriah manakala kelompok modern dance beraksi. Piawainya hentakan-hentakan tubuh yang seirama dengan lagu membakar  semangat para siswa untuk terus berkarya. Tak lama kudengar merdunya alunan lagu sunda yang menggugah semua  mengusung amanat tuk tetap memelihara kearifan lokal.

Kesederhanaan yang tercermin tidak mengurangi kebermaknaan dari ultah ini.

Dalam kebersamaan dan keberagaman menjadi sinergi keharmonisan  yang 'kan mengikat dan mengarah ke satu tujuan bermakna.


Tanjungsari,10 Agustus 2022

HUT ke-56 Smantsa

Comments

Popular posts from this blog

Anak ADEM ku yang Pertama

Sekolah tlah membesarkanku hingga kini

Mengelola Majalah Sekolah